Pagi ini aku terbangun dengan badan peluh keringat yang membasahi bajuku. Mimpi ini. Mimpi yang begitu mengerikan. Aku takut. Itulah perasaan yang ku rasakan ketika sekelebat mimpi itu muncul kembali dalam ingatanku. Apakah ini firasat?. Apakah aku memang harus merelakannya? . Aku menengok ke arah jam yang berada di nakas menunjukan pukul 04.30 pagi. Aku memutuskan untuk bangun dan menunaikan shalat subuhku. Dalam sholat aku meminta petunjuk dan jawaban yang terbaik untukku. Setelah selesai sholat aku bergegas ke kamar mandi untuk mandi karena aku ada kuliah pagi.
Aku sudah berdandan seadanya seperti biasa dan segera menaiki motorku untuk berangkat ke kampus. Aku selalu berangkat dari rumah 1 jam sebelum jam mata kuliah berlangsung. Karena kuliah di mulai pukul 09.45 aku pergi dari rumah pukul 08.30 pagi. Dalam perjalanan menuju kampus aku merasa ada yang aneh dan salah denganku. Perasaanku sudah tidak enak dari mulai aku bangun tidur tadi pagi. Mungkin karena terbawa mimpi atau aku mungkin masih memikirkan mimpiku itu. Aku juga bingung. Namun yang pasti aku sangat resah.
Sesampainya dikampus aku memarkirkan motor di deket pangdem. Setelah mamarkirkan motor aku menunggu kedatangan temenku di pangdem. Saat temenku udah dateng aku dan dia segera naik ke atas menuju ruang 403 yaitu ruang matkulku saat itu. Sampai ruang 403 ternyata belum ada yang dateng alhasil aku dan temenku menunggu diluar ruang. Setelah menunggu beberapa saat akhirnya tepat pukul 09.00 aku dan temenku masuk ke kelas. Lama kelamaaan teman-temanku mulai berdatangan. Akhirnya kuliah dimulai. Mata kuliah psi hari ini membahas tentang setan. Aku begitu tertarik dengan materi yang disampaikan. Hingga mataku melihat ke arah pintu ketika melihat dia datang. Dia datang seperti biasa terlambat namun itulah yang membuatku tidak pernah lupa dengannya. Kebiasaannya yang sangat ku hafal.
Tak terasa udah 1 jam mata kuliah berlangsung. Fokusku selalu buyar ketika melihat dia di belakang. Ya, dia selalu duduk dibangku belakang. Namun ada yang berbeda di belakang dia berdekatan dengan cewek yang emang akhir-akhir ini dekat dengannya. Pasti kalian tahu perasaanku kan? Bagaimana perasaan kalian orang yang menarik perhatian kalian malah berdekatan dengan orang lain?. Ya aku cemburu, sangat. mungkin mata kuliah psi tentang setan tidak hanya ada di layar proyektor tapi sekarang setan itu yang merasuki pikiranku. Aku benar-benar marah dan cemburu. Ingin rasanya aku menarik cewek itu pergi untuk menjauh darinya. Tapi aku sadar saat dia dan cewek itu tertawa bersama. Aku kalah. Aku kalah jauh sebelum aku memulainya.
Dia menyukainya. Itulah arti dari sorot mata yang ia tunjukan pada cewek itu. Aku tidak pernah mendapatkan sorot mata seperti itu. Aku tidak pernah melihat dia tertawa bersamaku selepas itu. Kenapa dengan cewek itu dia bisa tertawa mengapa bukan karena aku?. Karena hal itu disisa mata kuliah psi aku kurang memperhatikan apa yang disampaikan pak dosen. Selesai jam mata kuliah aku merapikan buku-buku dan alat-alat yang tadi kupakai. Ketika keluar dari ruangan itu. Betapa indahnya pemandangan yang aku lihat. Dia duduk berdampingan dengan cewek itu. Sangat dekat. Sangat sangat dekat. Bagaimana perasaanku gak usah ditanya?. Aku memalingkan mukaku ketik dia melihtku.
Aku bukan wanita yang tegar. Aku rapuh. Aku hanya menahan tangisku sejak dari kampus hingga aku pulang. Aku benar-benar merasakan sakit yang teramat sakit. Karena dalam lubuk hatiku yang paling dalam ada cinta yang tulus untuknya. -M-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar